Bisnis

Storelite Id, Tugas Like, Follow Sosmed Apakah Aman atau Penipuan? Review Jujur!

×

Storelite Id, Tugas Like, Follow Sosmed Apakah Aman atau Penipuan? Review Jujur!

Sebarkan artikel ini
Storelite Id, Tugas Like, Follow Sosmed Apakah Aman atau Penipuan? Review Jujur!

Belakangan ini, makin banyak platform yang menawarkan penghasilan hanya dengan tugas sederhana seperti like, follow, dan comment di media sosial. Salah satu yang cukup ramai dibicarakan adalah Storelite ID (storelite.id). Sekilas terlihat menarik, apalagi dengan iming-iming kerja dari HP dan “penghasilan tanpa batas”.

Namun, di balik tampilannya yang terlihat meyakinkan, muncul banyak pertanyaan dari calon pengguna. Seperti yang diungkap dalam pengalaman di video referensi, “awalnya dikira cuma ngerjain tugas sosial media, tapi ujung-ujungnya malah disuruh deposit uang.” Ini tentu jadi sinyal yang perlu diperhatikan.

Lalu, apakah Storelite ID benar-benar aman dan terbukti membayar, atau justru patut diwaspadai?

Apakah Storelite ID Aman atau Penipuan?

Jawaban tegas: Storelite ID patut diwaspadai dan terindikasi berisiko tinggi mengarah ke penipuan.

Penilaian ini bukan tanpa dasar. Berdasarkan pengecekan di Scam Advisor yang ditampilkan dalam referensi, website storelite.id memiliki trust score hanya 26 dan diberi label “likely unsafe” atau kemungkinan tidak aman. Skor ini memang bukan satu-satunya acuan, tetapi sudah cukup jadi alarm awal.

Selain itu, usia domainnya juga sangat baru. Website ini diketahui baru didaftarkan pada 18 April dan umur domainnya bahkan baru sekitar 1 minggu saat dicek. Dalam praktik investasi atau platform penghasil uang, umur domain yang sangat muda sering dikaitkan dengan risiko tinggi, karena banyak kasus platform serupa yang cepat muncul lalu hilang.

Ditambah lagi, ada beberapa indikator lain seperti:

  • Website terdeteksi memiliki low rank
  • Informasi perusahaan tidak transparan
  • Struktur bisnis tidak jelas

Semua ini mengarah pada satu kesimpulan: risikonya tidak bisa dianggap remeh.

Cara Kerja Storelite ID: Tugas Sosial Media atau Modus Lama?

Secara konsep, Storelite ID menawarkan sistem tugas yang cukup familiar, yaitu:

  • Follow akun media sosial (Instagram, TikTok, Facebook)
  • Like postingan
  • Screenshot bukti tugas
  • Kirim hasil untuk mendapatkan reward

Di bagian promosi, mereka menyebut ini sebagai platform misi sosial media dengan klaim “kerja dari HP bisa dapat penghasilan tanpa batas”.

Namun, ada kejanggalan besar saat praktiknya.

Ketika pengguna mendaftar, bukannya langsung bisa mengerjakan tugas, justru diarahkan untuk melakukan pembayaran. Bahkan disebutkan harus membayar Rp50.000 untuk starter pack produk propolis.

Ini jelas berubah dari konsep awal. Dari yang awalnya tugas digital, tiba-tiba menjadi seperti skema penjualan produk atau bahkan mengarah ke MLM.

Pola seperti ini bukan hal baru. Dalam referensi juga disebutkan bahwa metode ini mirip dengan aplikasi-aplikasi sebelumnya yang akhirnya hilang. Biasanya hanya berganti nama, tapi sistemnya sama.

Kejanggalan Sistem Pembayaran yang Tidak Wajar

Salah satu poin paling krusial adalah metode pembayaran.

Pengguna diminta transfer uang sebesar Rp50.000, namun yang mencurigakan:

  • Transfer dilakukan ke rekening BRI atas nama Agus Salim (perorangan)
  • Bukan atas nama perusahaan Storelite E-commerce International

Ini adalah red flag yang sangat jelas.

Dalam praktik bisnis yang legal dan profesional:

  • Pembayaran seharusnya menggunakan rekening perusahaan
  • Nama penerima harus sesuai dengan badan usaha

Jika dana justru masuk ke rekening pribadi, maka besar kemungkinan uang tersebut langsung masuk ke individu, bukan sistem perusahaan resmi.

Ini sejalan dengan peringatan dalam referensi bahwa:

jika disuruh transfer ke rekening pribadi atas nama perusahaan, lebih baik dihindari

Legalitas dan Transparansi yang Dipertanyakan

Storelite mengklaim sebagai:

  • “Storlight E-commerce International”
  • Terdaftar sebagai PSE

Namun perlu diluruskan, PSE bukan izin operasional investasi atau keuangan, melainkan hanya bukti pendaftaran sistem elektronik. Artinya, tidak ada jaminan bahwa bisnis mereka aman atau diawasi secara finansial.

Selain itu, bagian “Tentang Kami” di website justru sangat minim informasi. Tidak ada:

  • Nama pemilik atau CEO
  • Tim manajemen
  • Detail legal perusahaan yang bisa diverifikasi

Padahal di sisi lain, mereka mencantumkan istilah seperti komisaris tanpa menyebut nama. Ini tidak wajar untuk perusahaan yang mengklaim profesional.

Apakah Storelite ID Terbukti Membayar?

Jawaban jujur: belum ada bukti kuat bahwa Storelite ID benar-benar terbukti membayar secara konsisten dan aman.

Memang, dalam referensi disebutkan kemungkinan di awal platform seperti ini bisa saja memberikan pembayaran. Namun pola yang sering terjadi:

  • Awal terlihat membayar untuk menarik pengguna
  • Setelah banyak yang deposit, sistem mulai bermasalah
  • Akhirnya platform hilang

Model seperti ini sudah berulang di berbagai platform serupa.

Penutup

Kalau dilihat secara keseluruhan, Storelite ID bukan sekadar platform tugas sosial media biasa. Ada banyak indikator yang menunjukkan bahwa sistemnya tidak transparan dan berisiko tinggi.

Mulai dari trust score rendah (26), domain baru, skema deposit Rp50.000, hingga transfer ke rekening pribadi, semuanya mengarah pada pola yang sering ditemukan dalam kasus penipuan online.

Jika tujuannya mencari penghasilan tambahan, ada banyak opsi yang lebih aman dan jelas legalitasnya. Jangan tergoda dengan iming-iming “penghasilan tanpa batas” jika di awal saja sudah diminta mengeluarkan uang dengan sistem yang tidak masuk akal.

Lebih baik melewatkan peluang yang meragukan daripada kehilangan uang di skema yang belum jelas ujungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *